• Home
  • Travel
  • Life Style
  • About
  • Contact

sumita's journey

google twitter instagram

Halo teman-teman!

Gimana nih kabarnya? Pernah gak sih kalian mendengar istilah lingkungan toxic atau teman toxic? Toxic itu sendiri berasal dari bahasa Inggris yang kalau diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia berarti racun. Lalu, apa sih artinya lingkungan toxic? Lingkungan toxic alias racun adalah lingkungan yang dapat membawa seseorang ke dalam pengaruh yang buruk. Lingkungan toxic ini dapat berupa lingkungan pertemanan, pekerjaan, percintaan, atau bahkan dalam lingkungan keluarga sendiri.
Sebagai contoh, pernahkah kamu menonton kisah Soe Hok Gie dalam film ‘Gie’? Atau pernahkah kamu membaca buku catatan beliau yang sudah dibukukan? Film dan buku tentang sosok Soe Hok Gie dapat menjadi sebuah referensi bagi kita dalam menghadapi lingkungan yang toxic. Soe Hok Gie pernah berada dalam lingkungan yang toxic yang tidak sesuai dengan hati dan jiwa beliau. Lalu, dengan tegas ia memilih pergi kemudian mengatakan, “Lebih baik aku diasingkan daripada menyerah pada kemunafikan.”

Apakah temen-temen memiliki lingkungan pertemanan yang terindikasi sebagai lingkungan teman toxic? Lalu gimana sih cara kita mengambil sikap jika kita merasa berada dalam lingkungan seperti itu? Nah, berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat kita lakukan apabila merasa berada dalam lingkungan teman toxic.

1.Pahami Dirimu Sendiri
Yang pertama yang pastinya harus kita lakukan adalah memahami diri sendiri. Tanya terlebih dahulu kepada diri kamu sendiri, apakah benar kamu sedang berada di lingkungan ‘beracun’ atau hanya kamu yang tidak mampu berpikiran terbuka? Evaluasi dirimu terlebih dahulu sebelum kamu menilai orang lain. Menilai diri sendiri emang lebih sulit untuk dilakukan daripada menilai orang lain.

2.Pahami Orang Lain
Setelah bisa memahami diri sendiri, yang harus kamu lakukan dalah memahami orang lain. Apa sih maksudnya? Memahami orang lain itu berarti kita harus berpikiran bahwa gak selamanya yang berbeda dengan kita adalah hal yang salah. Nah, mungkin saja orang lain memiliki kebiasaan-kebiasaan yang menurut kita adalah toxic, tetapi kita tidak pernah tahu apa maksud dari dia melakukan kebiasaan tersebut. Bisa saja kebiasaan itu justru cara dia untuk mengungkapkan rasa sayangnya pada kita. Kita juga gak boleh memaksa mereka bertindak seperti yang apa kita inginkan, jika kita melakukan pemaksaan seperti itu, maka letak gelar ‘toxic’ itu justru ada pada diri kita.

3.Diskusikan dengan Temanmu yang Lain
Kalau kita sudah melakukan langkah pertama dan kedua, kemudian kita yakin bahwa kita berada di lingkungan teman toxic, maka kita harus melakukan pembicaraan nih. Kita bisa mendiskusikan tentang lingkungan yang toxic dengan teman yang sedang tidak berada dalam lingkungan tersebut. Mintalah pendapat dari teman kamu yang lain tentang lingkungan yang menurut kamu toxic itu. Minta juga sama mereka saran tentang apa yang harus kamu lakukan selanjutnya. Setelah itu, gunakanlah pendapat dan saran dari mereka sebagai masukan, jangan ditelan mentah-mentah begitu saja.

4.Ajak Salah Satu dari Teman yang Toxic Bicara
Setelah melakukan pembicaraan dengan teman yang sedang tidak berada pada lingkungan yang sama. Kamu juga harus membicarakan tentang hal ini kepada salah satu teman yang kamu anggap salah satu dari lingkungan toxic tersebut. Ajaklah bicara salah satu teman toxic namun memiliki kedekatan yang cukup baik dengan kamu. Mintalah pendapatnya dan sarannya terkait lingkungan toxic yang ada dalam lingkaranmu atau lingkaran kalian berdua. Lakukanlah mediasi dengan cara yang baik. Bertindaklah sebagai teman yang meminta saran dari temannya. Ingat, selalu berhati-hati dalam memilih kata, jangan sampai salah memilih kata, yang dapat menyinggung perasaan temanmu.

5.Ajaklah Temanmu ke Arah yang Lebih Baik
Jika kamu telah melakukan langkah yang pertama sampai langkah keempat dan sudah yakin bahwa kamu berada dalam lingkungan yang toxic, maka yang perlu kamu lakukan adalah mengajak teman-temanmu yang berada di dalam lingkungan toxic tersebut untuk berubah. Berubah seperti apa sih? Tentu aja berubah ke arah yang lebih baik ya. Pahami terlebih dahulu apa yang salah dari lingkunganmu, lalu buatlah lingkungan tersebut memperbaiki kesalahannya.
Misalnya nih kamu berada dalam sebuah lingkungan pekerjaan yang sering banget melupakan waktu untuk beribadah tepat waktu. Kamu bisa nih ngajak teman-temanmu yang berada dalam lingkungan tersebut untuk beribadah tepat pada waktunya dan menunda pekerjaannya terlebih dahulu. Ajak secara perlahan tentunya, yang paling penting jangan memaksa. Jika dirasa mengalami kesulitan saat melakukannya, kamu bisa mengajak temanmun yang sebelumnya pernah kamu ajak bicara. Mintalah bantuan pada temanmu untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik. Apabila dia teman yang baik, pasti dia akan mendukungmu.

6.Pergi dari Lingkungan Toxic
Kalau kita sudah melakukan mediasi dengan pembicaraan, kemudian juga sudah mengajak dan berusaha mengubah lingkungan yang toxic menjadi lingkungan yang lebih baik namun kita tetap menemukan jalan buntu, maka kita harus bisa mengambil sikap. Sikap seperti apa  sih yang dimaksud? Sikap yang pastinya tegas dan jelas, yaitu bertahan atau pergi.
Semisalnya kamu yakin kamu tidak akan mendapat pengaruh yang buruk dengan berada di lingkungan yang toxic, maka bertahan saja, sambil tetap melakukan langkah kelima tadi. Bertahan bukan berarti menyerah pada keadaan ya. Tetapi, apabila kamu merasa sudah tidak kuat dan tidak mampu menahan diri dari pengaruh buruk yang datang, maka hal yang perlu kamu lakukan adalah pergi. Tentu, memutuskan untuk pergi merupakan suatu keputusan yang berat, tapi yakinlah kalau kamu terus-terusan berada pada lingkungan yang buruk, maka kamu juga akan mendapat keburukan tersebut.

Nah, itulah langkah-langkah yang dapat kamu lakukan dalam menghadapi sebuah lingkungan yang terindikasi toxic. Semoga tulisan ini mampu menjadi referensi bagi teman-teman semua.

Share
Tweet
Pin
Share
6 komentar

Perpustakaan

Gedung atau ruang perpustakaan merupakan sebuah sarana penting dalam perpustakaan. Perpustakaan sebagai unit pelayanan jasa harus memiliki sarana kerja yang cukup untuk menampung semua koleksi, fasilitas, staf dan kegiatan perpustakaan sebagai unit kerja.
Tata ruang adalah suatu wujud struktur ruang dan pola pemanfaatan ruang, baik direncanakan maupun tidak. Dalam kegiatan pengaturan ruang baca perpustakaan agar nyaman dan aman maka diperlukan adanya ilmu tata ruang. Ilmu dalam tata ruang baca di perpustakaan sangat dibutuhkan karena merupakan salah satu aspek pembinaan perpustakaan yang memiliki pengaruh dan peranan yang sangat besar dalam memperlancar layanan maupun pelaksanaan fungsi perpustakaan.
Selain istilah tata ruang perpustakaan ada juga istilah desain interior perpustakaan. Desain interior adalah Ilmu yang mempelajari perancangan suatu karya seni yang ada di dalam suatu bangunan dan digunakan untuk memecahkan masalah manusia. Perancangan interior meliputi bidang arsitektur yang melingkupi bagian dalam suatu bangunan, seperti ruang, warna, pencahayaan, pemilihan, dan penempatan perabotan serta sirkulasi udara. Desain interior dilakukan agar pengunjung tertarik untuk mengunjungi suatu tempat, dalam hal ini perpustakaan.
Jadi, tata ruang dan desain interior perpustakaan memiliki definisi yang berbeda, akan tetapi keduanya saling berkaitan. Desain interior ada untuk membantu agar hasil dari tata ruang lebih terlihat apik dan indah, sehingga pemustaka akan merasa tertarik untuk mengunjungi perpustakaan.

Share
Tweet
Pin
Share
10 komentar
Varian Masker Organik by Belsbeauty

Hallo teman-teman!
Sekarang ini lagi musim banget istilah wajah shining, shimmering, splendid. Biasanya istilah itu digunakan untuk memuji orang yang punya kulit mulus dan glowing banget. Pastinya kita juga pengen dong punya kulit yang sehat, mulus dan glowing seperti itu.
Nah, sekarang ini banyak banget produk-produk yang diproduksi untuk kulit wajah kita. Ada berbagai macam varian dan tentunya dengan manfaat yang berbeda-beda yang pastinya buat mahasiswa-mahasiswa atau pelajar harganya gak affordable banget alias mahal.
Nah untuk kalian yang pengen punya kulit wajah sehat, mulus, dan glowing tapi dengan biaya yang affordable bisa nih coba OrganicMask by Belsbeauty yang tentunya berkualitas bagus tapi harganya dapat dijangkau, khususnya dijangkau oleh pelajar.

Emangnya beneran bisa bikin glowing?
Emangnya beneran bisa bikin mulus?
Beneran gak tuh?

Nah, masker organik ini bebas dari campuran kimiawi jadi gak perlu khawatir akan efek samping yang ditimbulkan. Tentunya buat dapetin hasil yang maksimal kamu harus rajin menggunakannya secara rutin. Karena sejatinya gak ada perawatan yang instan langsung memutihkan ataupun menghaluskan kulit.

Berapa sih harganya? Banyak gak kak isinya?



Untuk range harga sendiri dimulai dari 35.000 – 50.000 tergantung masker varian apa yang pengen kamu beli nantinya, isinya tentunya banyak dan bisa kamu pakai berkali-kali. Tentunya setiap varian punya manfaatnya masing-masing. Contohnya untuk kamu yang pengen bebas dari jerawat bisa nih coba varian greentea, atau kamu yang pengen memudarkan bekas jerawat yang hitam-hitam bisa coba varian coffee, dan masih banyak lagi.
Kamu bisa lihat varian masker yang tersedia dan juga manfaatnya di official instagramnya @belsbeauty_id
Nah tunggu apalagi? Yuk di cek official instagramnya dan pilih masker sesuai kebutuhan kulitmu!

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Pernah gak sih kalian melihat sebuah quotes yang bertuliskan "Self-love isn't selfish, it's impotant."? Nah, apa yang ada di pikiran kalian saat ngeliat quotes tersebut?
Kebanyakan dari orang akan salah memahami arti quotes tersebut sehingga berpendapat bahwa self-love atau mencintai diri sendiri adalah suatu hal yang egois. Padahal, self-love itu sangat berbeda dengan konsep egois itu sendiri. Self-love atau mencintai diri sendiri artinya kita menerima dan menghargai semua hal yang terkait dengan diri kita sendiri baik fisik, pikiran maupun hati. 

Mencintai diri sendiri  itu merupakan hal yang penting dalam hidup kita. Karena tanpa kita sadari dengan mencintai diri sendiri, kita akan memiliki pandangan yang positif terhadap hidup. Kita dapat merasakan hidup tanpa perlu memikirkan beban yang berujung pada stress. Dengan meningkatkan self-love, kita juga dapat merasakan bahagia dengan cara yang sederhana.

Seringkali kita terlalu fokus pada kekurangan yang ada pada diri kita, kita cenderung memikirkan perkataan orang lain sehingga kita menjadi stress. Kita hanya menghabiskan waktu pada kekurangan dan kesalahan kita dan hanya meratapi keterpurukan tersebut seolah kekurangan dan kesalahan kita akan menetap selamanya dalam diri kita. Terkadang kita lupa bahwa selain kekurangan kita juga memiliki kelebihan. Kita kurang memperhatikan diri kita sendiri dan terlalu fokus dengan pandangan orang lain yang membuat kita tidak puas dengan diri kita sendiri dan lupa bahwa ada hal yang dinamakan "self-improvement" yang dapat membuat kita menjadi lebih baik lagi.

Self-improvement itu sendiri tidak akan dapat terwujud jika kita tidak menerapkan self-love dalam diri kita. Ada banyak cara untuk mencintai diri kita sendiri, seperti belajar untuk memaafkan diri sendiri dan merelakan apa yang telah terjadi di masa lalu, karena apa yang terjadi di masa lalu tidaklah dapat diubah. Jadikan kesalahan atau kegagalan di masa lalu sebagai bahan pembelajaran untuk berubah menjadi pribadi lebih baik. Selain itu, kita juga sering mendengar istilah "Me Time" atau waktu bagi diri sendiri untuk menjernihkan pikiran kita.

Lalu apa saja yang bisa dilakukan untuk mencintai diri sendiri, bahkan saat keadaan kita sedang tidak baik-baik saja? Seperti cinta kepada orang lain, di situ jugalah letak ujiannya. 5 hal ini bisa kita lakukan untuk memberikan cinta pada diri sendiri. Yuk, mulai membiasakannya!

1. Maafkanlah kesalahan
Setiap orang tentu bisa salah; setiap hari, serta dalam berbagai hal termasuk dalam keuangan dan percintaan. Rasanya memang gak enak banget ketika sadar bahwa kita salah ambil langkah. Tapi percayalah, kamu sudah selangkah lebih maju dari ‘dosa’ kamu itu dengan menyadari bahwa kamu telah membuat kesalahan. Nah, langkah selanjutnya adalah: maafkan dirimu.

2. Utamakan dirimu 
Kalau kamu percaya pada astrologi, orang-orang yang memiliki zodiak Pisces dan Cancer biasanya disebut punya karakter yang mementingkan orang lain sebelum dirinya. Tapi bagaimanapun sikap mengutamakan perasaan dan kepentingan sendiri ini bisa terasa susah bagi siapa pun yang punya kecenderungan itu. Yakinlah bahwa ini bukan hal yang salah bahwa kamu juga perlu ruang, perlu waktu, serta perlu tenaga dan emosi untuk mengurus kebahagiaan sendiri dulu sebelum menyelamatkan orang lain.

3. Kenali kekuatan dirimu
Memang sih, lebih mudah untuk fokus ke kekurangan diri dan apa kata orang (yang negatif) soal diri ketimbang percaya diri dengan diri ini sepenuhnya. Tapi yang harus kamu tau, tidak ada orang yang terlahir tanpa potensi, yang tentunya bisa terus diasah sepanjang hidup kita hingga menjadi sumber kekuatan kita. Terima saja betis besar yang kamu punya (atau hal-hal lain yang tidak bisa kita ubah) tetapi kamu adalah orang yang pendapatnya didengarkan, misalnya, dalam hal fashion, karier, atau nasihat bisnis. Ketika orang lain percaya, berarti di situlah kekuatanmu.

4. Lakukan hal yang kamu sukai
Prioritas dan pertimbangan tiap orang dalam memilih pekerjaan memang berbeda, tetapi pada dasarnya semua punya kebutuhan yang sama: melakukan hal yang kamu sukai. Ini perlu dilakukan agar diri bisa merasakan kesenangan batin, serta menyalurkan energi negatif sehingga tak berdampak negatif pada kesehatan mental kita. Jadi selain istirahat, lakukan yang membuat hari senang juga, ya!

5. Menjauh dari orang-orang yang membawa berpengaruh buruk
Kamu pasti tahu persis bedanya merasa bersemangat dan positif dengan ketika merasa lelah secara emosi dan psikologis setelah ketemu orang lain. Kalau yang kedua jawabannya, sebaiknya mulai batasi interaksi dengan orang-orang tersebut, karena memutuskan pertemanan begitu saja tentu bukan pilihan yang bijak.

Selain lima hal yang tertulis di atas, hal terakhir yang tentunya nggak kalah penting adalah merayakan setiap keberhasilan kecil yang telah berhasil kamu capai. Ini merupakan wujud terimakasih atas upaya diri sekaligus menyemangati diri kamu lagi agar bisa terus berusaha lebih di kesempatan selanjutnya. Yuk, mulai. Percayalah, kamu pasti bisa!

Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar

Komunikasi Interpersonal? Penting Gak Sih?

Manusia adalah makhluk social yang tidak terlepas dari oranglain. Oleh karena itu setiap manusia pasti akan berinteraksi satu sama lain, interaksi tersebut dapat berupa sebuah komunikasi.  Komunikasi itu sendiri memiliki definisi sebagai suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya, yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang mendalam. (Cangara, 2010)
Komunikasi interpersonal adalah proses penyampaian dan pengirim pesan (sender) dengan penerima pesan (receiver) baik secara langsung maupun tidak langsung. Maksud dari komunikasi secara langsung adalah komunikasi yang dilakukan tanpa melalui media. Sedangkan, maksud dari komunikasi tidak langsung adalah komunikasi yang dilakukan melalui media. Media tersebut maksudnya adalah seorang perantara.
           A.    Teori Komunikasi Interpersonal
Berikut adalah teori – teori yang termasuk dalam teori komunikasi antar pribadi, yaitu :
a.      Aprehensi Komunikasi
Aprehensi komunikasi adalah salah satu kondisi kognitif . Kondisi dimana seseorang mengetahui dengan sadar bahwa dirinya memiliki rasa khawatir dan ketakutan selama terjadinya komunikasi
b.       Self-Disclosure (Pengungkapan Diri)
Pada pengungkapan diri atau self-disclosure, komunikasi yang terjadi ketika individu berani membuka diri dan menyatakan informasi tentang dirinya. Informasi yang diungkapkan adalah informasi mendalam (rahasia).
c.       Penilaian Sosial
Teori Penilaian Sosial yang berpengaruh pada komunikasi antar pribadi, antara lain
1.       Pembicaraan yang memiliki kredibilitas tinggi. Hal ini mampu melancarkan penyampaian pesan secara jelas tanpa menimbulkan kesalah pahaman pada lawan bicara.
2.       Ambiguitas seringkali dinilai lebih baik dibanding dengan kejelasan. Contohnya saat pesan yang akan disampaikan di dalam dunia periklanan.
3.       Adanya Individu yang bersifat dogmatis dalam menghadapi permasalahan. (Baca juga: Komunikasi Sosial)
d.       Penetrasi Sosial
Teori yang menyatakan kedekatan antar pribadi itu berlangsung secara bertahap (gradual). Kemudian dilakukan berurutan dimulai dari tahap biasa hingga tahap intim. Ini merupakan fungsi dari dampak saat ini dan masa depan.
e.        Pengurangan Ketidak Pastian
Teori ini menjelaskan bagaimana manusia menggali pengetahuan tentang lawan bicaranya. Ini bertujuan sebagai cara untuk mengurangi ketidak pastian dalam komunikasi. Sehingga mampu menimbulkan perasaan tenang dan nyaman selama berkomunikasi.
f.         Dialetika Relasional
Teori ini menganggap bila orang – orang yang menjalin relasi dan komunikasi antar pribadi, didalam batin mereka terjadi tarikan konflik. Kemudian, tarikan konflik tersebut menyebabkan relasi selalu berada dalam kondisi cair. Lalu situasi tersebut dikenal sebagai ketegangan dialektis, dimana kita serasa terayun antara harmonis dan konflik. 
             B.     Tipe Pesan Komunikasi Interpersonal
1.      Pesan Verbal         : dilakukan secara tulisan atau dengan bahasa, dan dapat melalui berbagai sarana seperti suara, dsb.
2.      Pesan Non-verbal  : dilakukan tanpa Bahasa, seperti ekspresi wajah, tatapan mata, dsb.
             C.    Tujuan Komunikasi Interpersonal
                    Komunikasi interpersonal yang terjadi antar individu memiliki beberapa tujuan, antara lain :
1.      Menyampaikan Informasi – Tujuan utama berkomunikasi ialah menyampaikan informasi. Lalu di dalam komunikasi antar pribadi ditekankan kembali mengenai penyampaian informasi yang memiliki sifat intim dan mendekati komunikasi yang efektif.
2.      Menumbuhkan Simpati – Dalam berbagi informasi, ada kalanya terselip beberapa pesan yang merupakan pengalaman pribadi. Baik dalam bentuknya pengalaman menyenangkan atau menyedihkan. Dari sana timbul rasa simpati yang dirasakan oleh kedua belah pihak.Hal ini juga dapat mempengaruhi manusia untuk menjadi lebih peduli terhadap satu sama lain.
3.      Menumbuhkan Motivasi – Tidak jarang pula dari informasi yang dibagikan menimbulkan motivasi tersendiri. Ada beberapa orang yang ketika mengetahui suatu informasi tertentu rasa motivasi yang ada dalam dirinya akan muncul. Sebagai contoh pengumuman mengenai beasiswa studi yang akan memacu orang untuk belajar giat demi mendapatkan beasiswa tersebut.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa komunikasi interpersonal adalah proses berbagi informasi yang dilakukan oleh individu dengan individu, maupun individu dengan kelompok. Komunikasi tersebut bertujuan antara lain untuk berbagi informasi, menumbuhkan rasa simpati, bahkan menumbuhkan rasa motivasi terhadap diri seseorang.


DAFTAR PUSTAKA

http://digilib.unila.ac.id/3991/15/BAB%20II.pdf
http://eprints.walisongo.ac.id/6463/3/BAB%20II.pdf
http://www.bbpp-lembang.info/index.php/arsip/artikel/artikel-umum/980-komunikasi-interpersonal

Share
Tweet
Pin
Share
3 komentar
Ruang Internal Staff Perpustakaan KCC? Apasih Itu?
Ruang Depan Perpustakaan KCC

Hai sobat Travelista!
Nah kali ini kita bakal bahas soal ruang internal staff di Perpustakaan, tepatnya adalah Perpustakaan Korean Cultural Center atau biasa disingkat KCC. Perpustakaan ini terletak di Equity Tower, lantai 17, SCBD, Jakarta.
Dari segi design perpustakaan KCC ini aestethic banget. Pokoknya ala-ala milenial sekarang deh. Tapi kali ini kita akan bahas di ruang internal staffnya aja. Karena ruang staff yang memadai cukup mempengaruhi kinerja dari Pustakawan.
Berdasarkan buku yang berjudul IFLA Library Building Guidelines: Developments & Reflection menjelaskan bahwa ruangan atau area perpustakaan yang tidak bisa di akses pemustaka. Ruangan ini merupakan area yang disisihkan untuk kegiatan staf yang terlibat dalam manajemen dan operasional pendirian perpustakaan. Sejumlah tugas di kerjakan pada area ini, tetapi ini tergantung pada ukuran perpustakaan. Kemudian ada istilah “departemen internal” mencakup berbagai bidang seperti ruang penyimpanan untuk bahan pustaka dan persediaan yang meliputi ruang rapat staf, toilet, dan dapur kecil.
Dalam area internal staf pada Perpustakaan Korean Cultural Center, area ini tergabung dengan area perpustakaan yang berisi ruang koleksi dan sirkulasi, tepatnya disamping meja sirkulasi perpustakaan. Di area staff ini pustakawan Perpustakaan Korean Cultural Center biasa melakukan pekerjaannya, disana terdapat 1 unit komputer di ruang staff dan rak yang berfungsi untuk menampung buku-buku baru yang belum di katalogisasi sehingga kondisi ruang staff agak kurang kondusif dan kurang rapi. Kegiatan pekerjaan yang biasa dilakukan oleh pustakawan di ruang staff antara lain seperti tugas yang terkait pada koleksi perpustakaan diantaranya, pemilihan bahan pustaka dan akuisisi (pengiriman, kwitansi, rekaman koleksi), pembuatan katalog, pemrosesan stok untuk pinjaman atau penyimpanan, serta penjilidan buku jika diperlukan.
Perencanaan perpustakaan juga harus mempertimbangkan strategi organisasi untuk area kerja. Pada Perpustakaan Korean Cultural Center ini, perpustakaan membuat perencanaan secara efisien. Artinya, perpustakaan KCC memanfaatkan tempat atau space yang tersedia se-efisien mungkin, mengingat ukuran ruang yang terbatas. Oleh karena itu area internal staf dan area umum perpustakaan memiliki ruangan yang tergabung. Salah satu contoh pemanfaatan ruang secara efisien adalah adanya Aula yang berfungsi sebagai tempat seminar, live Instagram, dan event-event lainnya.
Dalam IFLA Library Building Guidelines: Developments & Reflection dijelaskan bahwa rantai pemrosesan pengelolaan dalam perpustakaan terdiri dari berbagai jenis tetapi faktor pentingnya adalah untuk memastikan kontinuitas antara operasi atau fungsi lain seperti ketersediaan dokumen dan operasi administrasi tidak akan tertunda.
Analisis yang disebutkan di atas berfungsi untuk menunjukkan bahwa untuk perpustakaan dengan ukuran tertentu, rangkaian pemrosesan dokumen harus dipisahkan dari publik. Ini menyiratkan memiliki dua pintu masuk perpustakaan satu untuk umum, dan satu untuk staf dan pengiriman. Staf dan pengguna jelas bertemu di meja resepsionis dan titik informasi, dan di area publik lainnya. Hal tersebutlah belum diterapkan pada area internal staf di Perpustakaan Korean Cultural Center karena perpustakaan memiliki ruang yang tidak begitu besar.
Pada IFLA Library Building Guidelines: Developments & Reflection dijelaskan bahwa suatu perpustakaan memiliki rata-rata area pekerjaan per pustakawan lebih besar dari standar kantoran administratif (kurang lebih 10-12 per pustakawan). Imbasnya rata-rata area lainnya yang harusnya digunakan kurang lebih 15 per divisinya, tidak termasuk bagian sirkulasi (akses menuju perkantoran).  Tetapi keadaan ini yang dipaparkan sebelumnya tidak sepenuhnya diterapkan pada pustakawan dalam suatu perpustakaan.
Di Perpustakaan Korean Cultural Center hal tersebut tidak diterapkan karena memiliki ruang staf yang tidak begitu besar, ruangan tersebut hanya mungkin setengah atau seperempat dari ruang umum (ruang perpustakaan yang berupa ruang koleksi, ruang baca, sirkulas).
Kualitas keseluruhan area staf dinilai dengan berbagai cara diantaranya adalah kebutuhan area yang di konfigurasikan secara rasional dan menyesuaikan ruangan. Penting bagi perpustakaan untuk memiliki akses yang terpisah antara staf dan dokumen. Perpustakaan KCC sudah melakukan hal tersebut. Letak ruang internal inipun tersembunyi dari mata publik. Ruangan internal staff terletak di dalam Ruang IT Show Room.  Dari segi furniture yang ada di area internal ini juga cukup baik jika digunakan untuk beberapa tahun mendatang serta sangat mendukung untuk kebutuhan para staf di area ini.
Selain itu, untuk menjaga dari gangguan luar terdapat juga peraturan tertulis yang ditempel di pintu bahwa hanya staf perpustakaan yang boleh masuk kedalam ruangan tersebut. Hal ini mempertegas bahwa ruang internal perpustakaan sangat privasi dan dijaga kenyamanan areanya. Di bagian dalam setiap staf diberikan meja dan kursi masing-masing yang di sekat sehingga tidak mengganggu staf yang satu dengan yang lain dalam bekerja.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Hai Teman Travelista!
Udah pada tau belum sih gimana kerennya desain Perpustakaan Telkom Univeristy?
Nah perpustakaan ini letaknya berada di Gedung Manterawu Lantai 5, Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu, Bandung. Perpustakaan ini biasanya dikenal dengan nama Open Library karena konsepnya yaitu open untuk menerima semua jenis knowledge, open untuk berbagi knowledge satu sama lain, dan open untuk siapapun yang ingin datang belajar.
Dalam pelaksanaan operasionalnya, konsep "Open Library" didukung oleh pengembangan teknologi informasi sistem perpustakaan, untuk senantiasa meningkatkan layanan, database, dan koleksi perpustakaan. Telkom University juga ingin perpustakaannya dapat bermanfaat sebesar mungkin dan sebanyak mungkin bagi sivitas dan warga Telkom University serta masyarakat luas. Oleh karena itu, Telkom University Open Library menggagas juga kegiatan-kegiatan untuk menggerakkan literasi seperti "Telkom University Literacy Event", "Library Open Discussion", penggalangan donasi buku, program perpustakaan binaan di beberapa daerah terpencil, serta mengedukasi anti-plagiarisme.
Sewaktu pertama kali kita masuk kedalam Perpustkaannya kita bakal disuguhkan dengan interior yang keren dan kekinian. Design yang apik, pemilihan warna yang bagus dan tata ruang yang pas sudah cukup untuk menjadi alasan kita betah berada di Perpustakaan Universitas Telkom. Secara konsep, Perpustakaan Telkom University ini mengusung konsep Green Futuristic.
Di perpustakaan ini juga terdapat banyak sekali ruangan. Mulai dari ruang baca, ruang multimedia, dan sebagainya. Tapi, yang lebih menyenangkan adalah disini terdapat banyak sekali ruang diskusi. Jadi, pemustaka gak perlu khawatir gak kebagian meja untuk diskusi. Nah, untuk ruang diskusi ini kita bisa reservasi secara online melalui website Perpustakaan Universitas Telkom di https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/
Selain itu juga terdapat ruang staff, BI Corner, International Corner, dan sebagainya yang juga gak kalah menarik untuk dikunjungi. Oh iya, perpustakaan ini memiliki jam operasional pada pukul 08:00 – 20:00 di hari Senin sampai Jum’at, dan di hari sabtu pukul 08:00 – 13:00.
Nah yang lebih menyenangkan lagi, yaitu Pustakawan-Pustakawan yang ada di Perpustakaan Telkom ini ramah banget!
Selain bagus secara fisik, Open Library Telkom University juga memiliki website yang baik dan dapat diakses dengan mudah oleh setiap orang. Di websitenya pun sudah sangat cukup menampilkan informasi-informasi terkini dan tentunya masih relevan dengan dunia perpustakaan.
Share
Tweet
Pin
Share
4 komentar
Sumber foto: Tribunnews

Hi sobat Travelista! 

Ada suasana yang beda nih di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, tepatnya di Terminal 3 Ultimate. Persisnya ada di area boarding lounge Terminal 3 Ultimate Domestik. Yap! Ada Perpustakaan yang cukup cantik dan berhasil mencuri perhatian dari setiap orang yang melewati Perpustakaan itu.
Ukuran perpustakaannya tidak terlalu besar, tetapi sudah cukup untuk menunjang dan menghilangkan rasa bosan para penumpang yang sedang menunggu boarding time. Perpustakaan tersebut memiliki tampilan yang tampak elegan dan cantik. Beberapa buku ditaruh rapi di rak-rak tersebut. Dengan adanya Perpustakaan cantik ini diharapkan para pengguna jasa diharapkan semakin nyaman berada di ruang tunggu bandara. Sehingga hal ini bisa menghilangkan rasa bosan jika  penumpang harus terpaksa berlama-lama di ruang tunggu. Para penumpang pun dapat menggunakan waktu luang dengan membaca serta menambah ilmu pengetahuannya sambil menunggu waktu keberangkatan.
Sayangnya, perpustakaan bandara ini belum memiliki ruang baca yang memadai dan masih berbaur menjadi satu dengan ruang tunggu di Bandara. Sehingga kurang kondusif jika kita terbiasa membaca dalam kondisi yang hening dan sunyi, mengingat ini memang Bandara, tempat banyak orang berlalu-lalang.
“Baru satu perpustakaan kami hadirkan di sini,” ujar Vice Presiden Corporate Communication AP II, Yado Yarismano.
Kedepannya, lanjut Yudo, pihaknya rencananya akan membangun perpustakaan minimalis ini di sejumlah Terminal di Bandara. Menurutnya saat ini masih dalam on progress
“Kehadiran perpustakaan tersebut tentunya untuk memberikan pelayanan tambahan. Calon penumpang dapat membaca serta menambah ilmu pengetahuannya sambil menunggu waktu keberangkatan,” ucapnya.
Beliau menambahkan, dalam hal ini juga dalam rangka untuk mendukung program Gerakan Indonesia Membaca yang sekarang ini sedang digalakkan oleh pemerintah.
Tidak hanya perpustakaan saja, sebelumnya Bandara Soekarno Hatta juga sudah dilengkapi dengan fasilitas Self Check-in Kiosk dan Baggage Scale atau timbangan bagasi untuk layanan self check-in. 
Kemudian ada pula fasilitas Transit Oriented Development (TOD) atau gedung Terminal Transit yang beroperasi sejak akhir Februari 2018 lalu. Terminal transit ini dirancang untuk mengoptimalkan akses transportasi publik, sehingga transfer penumpang ke Bandara Soetta dapat dilakukan secara gratis dengan naik shuttle bus ke Stasiun Bandara Soetta.
Dengan meningkatnya fasilitas-fasilitas yang ada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta diharapkan akan menjadi suatu awalan yang baik untuk perkembangan Indonesia, khususnya dalam dunia penerbangan.
Share
Tweet
Pin
Share
4 komentar

About me




Part time student, full time traveller.

Follow Me

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2019 (8)
    • ▼  Desember (4)
      • Terjebak di Lingkungan Toxic, Harus Bagaimana Ya?
      • Apa itu Tata Ruang Perpustakaan?
      • SUMITASC X BELSBEAUTY
      • Self-Love: Bukan Soal Ego, Tapi Soal Penerimaan Diri
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (1)

Stat Counter

View My Stats
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by BeautyTemplates