• Home
  • Travel
  • Life Style
  • About
  • Contact

sumita's journey

google twitter instagram

Komunikasi Interpersonal? Penting Gak Sih?

Manusia adalah makhluk social yang tidak terlepas dari oranglain. Oleh karena itu setiap manusia pasti akan berinteraksi satu sama lain, interaksi tersebut dapat berupa sebuah komunikasi.  Komunikasi itu sendiri memiliki definisi sebagai suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya, yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang mendalam. (Cangara, 2010)
Komunikasi interpersonal adalah proses penyampaian dan pengirim pesan (sender) dengan penerima pesan (receiver) baik secara langsung maupun tidak langsung. Maksud dari komunikasi secara langsung adalah komunikasi yang dilakukan tanpa melalui media. Sedangkan, maksud dari komunikasi tidak langsung adalah komunikasi yang dilakukan melalui media. Media tersebut maksudnya adalah seorang perantara.
           A.    Teori Komunikasi Interpersonal
Berikut adalah teori – teori yang termasuk dalam teori komunikasi antar pribadi, yaitu :
a.      Aprehensi Komunikasi
Aprehensi komunikasi adalah salah satu kondisi kognitif . Kondisi dimana seseorang mengetahui dengan sadar bahwa dirinya memiliki rasa khawatir dan ketakutan selama terjadinya komunikasi
b.       Self-Disclosure (Pengungkapan Diri)
Pada pengungkapan diri atau self-disclosure, komunikasi yang terjadi ketika individu berani membuka diri dan menyatakan informasi tentang dirinya. Informasi yang diungkapkan adalah informasi mendalam (rahasia).
c.       Penilaian Sosial
Teori Penilaian Sosial yang berpengaruh pada komunikasi antar pribadi, antara lain
1.       Pembicaraan yang memiliki kredibilitas tinggi. Hal ini mampu melancarkan penyampaian pesan secara jelas tanpa menimbulkan kesalah pahaman pada lawan bicara.
2.       Ambiguitas seringkali dinilai lebih baik dibanding dengan kejelasan. Contohnya saat pesan yang akan disampaikan di dalam dunia periklanan.
3.       Adanya Individu yang bersifat dogmatis dalam menghadapi permasalahan. (Baca juga: Komunikasi Sosial)
d.       Penetrasi Sosial
Teori yang menyatakan kedekatan antar pribadi itu berlangsung secara bertahap (gradual). Kemudian dilakukan berurutan dimulai dari tahap biasa hingga tahap intim. Ini merupakan fungsi dari dampak saat ini dan masa depan.
e.        Pengurangan Ketidak Pastian
Teori ini menjelaskan bagaimana manusia menggali pengetahuan tentang lawan bicaranya. Ini bertujuan sebagai cara untuk mengurangi ketidak pastian dalam komunikasi. Sehingga mampu menimbulkan perasaan tenang dan nyaman selama berkomunikasi.
f.         Dialetika Relasional
Teori ini menganggap bila orang – orang yang menjalin relasi dan komunikasi antar pribadi, didalam batin mereka terjadi tarikan konflik. Kemudian, tarikan konflik tersebut menyebabkan relasi selalu berada dalam kondisi cair. Lalu situasi tersebut dikenal sebagai ketegangan dialektis, dimana kita serasa terayun antara harmonis dan konflik. 
             B.     Tipe Pesan Komunikasi Interpersonal
1.      Pesan Verbal         : dilakukan secara tulisan atau dengan bahasa, dan dapat melalui berbagai sarana seperti suara, dsb.
2.      Pesan Non-verbal  : dilakukan tanpa Bahasa, seperti ekspresi wajah, tatapan mata, dsb.
             C.    Tujuan Komunikasi Interpersonal
                    Komunikasi interpersonal yang terjadi antar individu memiliki beberapa tujuan, antara lain :
1.      Menyampaikan Informasi – Tujuan utama berkomunikasi ialah menyampaikan informasi. Lalu di dalam komunikasi antar pribadi ditekankan kembali mengenai penyampaian informasi yang memiliki sifat intim dan mendekati komunikasi yang efektif.
2.      Menumbuhkan Simpati – Dalam berbagi informasi, ada kalanya terselip beberapa pesan yang merupakan pengalaman pribadi. Baik dalam bentuknya pengalaman menyenangkan atau menyedihkan. Dari sana timbul rasa simpati yang dirasakan oleh kedua belah pihak.Hal ini juga dapat mempengaruhi manusia untuk menjadi lebih peduli terhadap satu sama lain.
3.      Menumbuhkan Motivasi – Tidak jarang pula dari informasi yang dibagikan menimbulkan motivasi tersendiri. Ada beberapa orang yang ketika mengetahui suatu informasi tertentu rasa motivasi yang ada dalam dirinya akan muncul. Sebagai contoh pengumuman mengenai beasiswa studi yang akan memacu orang untuk belajar giat demi mendapatkan beasiswa tersebut.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa komunikasi interpersonal adalah proses berbagi informasi yang dilakukan oleh individu dengan individu, maupun individu dengan kelompok. Komunikasi tersebut bertujuan antara lain untuk berbagi informasi, menumbuhkan rasa simpati, bahkan menumbuhkan rasa motivasi terhadap diri seseorang.


DAFTAR PUSTAKA

http://digilib.unila.ac.id/3991/15/BAB%20II.pdf
http://eprints.walisongo.ac.id/6463/3/BAB%20II.pdf
http://www.bbpp-lembang.info/index.php/arsip/artikel/artikel-umum/980-komunikasi-interpersonal

Share
Tweet
Pin
Share
3 komentar
Ruang Internal Staff Perpustakaan KCC? Apasih Itu?
Ruang Depan Perpustakaan KCC

Hai sobat Travelista!
Nah kali ini kita bakal bahas soal ruang internal staff di Perpustakaan, tepatnya adalah Perpustakaan Korean Cultural Center atau biasa disingkat KCC. Perpustakaan ini terletak di Equity Tower, lantai 17, SCBD, Jakarta.
Dari segi design perpustakaan KCC ini aestethic banget. Pokoknya ala-ala milenial sekarang deh. Tapi kali ini kita akan bahas di ruang internal staffnya aja. Karena ruang staff yang memadai cukup mempengaruhi kinerja dari Pustakawan.
Berdasarkan buku yang berjudul IFLA Library Building Guidelines: Developments & Reflection menjelaskan bahwa ruangan atau area perpustakaan yang tidak bisa di akses pemustaka. Ruangan ini merupakan area yang disisihkan untuk kegiatan staf yang terlibat dalam manajemen dan operasional pendirian perpustakaan. Sejumlah tugas di kerjakan pada area ini, tetapi ini tergantung pada ukuran perpustakaan. Kemudian ada istilah “departemen internal” mencakup berbagai bidang seperti ruang penyimpanan untuk bahan pustaka dan persediaan yang meliputi ruang rapat staf, toilet, dan dapur kecil.
Dalam area internal staf pada Perpustakaan Korean Cultural Center, area ini tergabung dengan area perpustakaan yang berisi ruang koleksi dan sirkulasi, tepatnya disamping meja sirkulasi perpustakaan. Di area staff ini pustakawan Perpustakaan Korean Cultural Center biasa melakukan pekerjaannya, disana terdapat 1 unit komputer di ruang staff dan rak yang berfungsi untuk menampung buku-buku baru yang belum di katalogisasi sehingga kondisi ruang staff agak kurang kondusif dan kurang rapi. Kegiatan pekerjaan yang biasa dilakukan oleh pustakawan di ruang staff antara lain seperti tugas yang terkait pada koleksi perpustakaan diantaranya, pemilihan bahan pustaka dan akuisisi (pengiriman, kwitansi, rekaman koleksi), pembuatan katalog, pemrosesan stok untuk pinjaman atau penyimpanan, serta penjilidan buku jika diperlukan.
Perencanaan perpustakaan juga harus mempertimbangkan strategi organisasi untuk area kerja. Pada Perpustakaan Korean Cultural Center ini, perpustakaan membuat perencanaan secara efisien. Artinya, perpustakaan KCC memanfaatkan tempat atau space yang tersedia se-efisien mungkin, mengingat ukuran ruang yang terbatas. Oleh karena itu area internal staf dan area umum perpustakaan memiliki ruangan yang tergabung. Salah satu contoh pemanfaatan ruang secara efisien adalah adanya Aula yang berfungsi sebagai tempat seminar, live Instagram, dan event-event lainnya.
Dalam IFLA Library Building Guidelines: Developments & Reflection dijelaskan bahwa rantai pemrosesan pengelolaan dalam perpustakaan terdiri dari berbagai jenis tetapi faktor pentingnya adalah untuk memastikan kontinuitas antara operasi atau fungsi lain seperti ketersediaan dokumen dan operasi administrasi tidak akan tertunda.
Analisis yang disebutkan di atas berfungsi untuk menunjukkan bahwa untuk perpustakaan dengan ukuran tertentu, rangkaian pemrosesan dokumen harus dipisahkan dari publik. Ini menyiratkan memiliki dua pintu masuk perpustakaan satu untuk umum, dan satu untuk staf dan pengiriman. Staf dan pengguna jelas bertemu di meja resepsionis dan titik informasi, dan di area publik lainnya. Hal tersebutlah belum diterapkan pada area internal staf di Perpustakaan Korean Cultural Center karena perpustakaan memiliki ruang yang tidak begitu besar.
Pada IFLA Library Building Guidelines: Developments & Reflection dijelaskan bahwa suatu perpustakaan memiliki rata-rata area pekerjaan per pustakawan lebih besar dari standar kantoran administratif (kurang lebih 10-12 per pustakawan). Imbasnya rata-rata area lainnya yang harusnya digunakan kurang lebih 15 per divisinya, tidak termasuk bagian sirkulasi (akses menuju perkantoran).  Tetapi keadaan ini yang dipaparkan sebelumnya tidak sepenuhnya diterapkan pada pustakawan dalam suatu perpustakaan.
Di Perpustakaan Korean Cultural Center hal tersebut tidak diterapkan karena memiliki ruang staf yang tidak begitu besar, ruangan tersebut hanya mungkin setengah atau seperempat dari ruang umum (ruang perpustakaan yang berupa ruang koleksi, ruang baca, sirkulas).
Kualitas keseluruhan area staf dinilai dengan berbagai cara diantaranya adalah kebutuhan area yang di konfigurasikan secara rasional dan menyesuaikan ruangan. Penting bagi perpustakaan untuk memiliki akses yang terpisah antara staf dan dokumen. Perpustakaan KCC sudah melakukan hal tersebut. Letak ruang internal inipun tersembunyi dari mata publik. Ruangan internal staff terletak di dalam Ruang IT Show Room.  Dari segi furniture yang ada di area internal ini juga cukup baik jika digunakan untuk beberapa tahun mendatang serta sangat mendukung untuk kebutuhan para staf di area ini.
Selain itu, untuk menjaga dari gangguan luar terdapat juga peraturan tertulis yang ditempel di pintu bahwa hanya staf perpustakaan yang boleh masuk kedalam ruangan tersebut. Hal ini mempertegas bahwa ruang internal perpustakaan sangat privasi dan dijaga kenyamanan areanya. Di bagian dalam setiap staf diberikan meja dan kursi masing-masing yang di sekat sehingga tidak mengganggu staf yang satu dengan yang lain dalam bekerja.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Hai Teman Travelista!
Udah pada tau belum sih gimana kerennya desain Perpustakaan Telkom Univeristy?
Nah perpustakaan ini letaknya berada di Gedung Manterawu Lantai 5, Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu, Bandung. Perpustakaan ini biasanya dikenal dengan nama Open Library karena konsepnya yaitu open untuk menerima semua jenis knowledge, open untuk berbagi knowledge satu sama lain, dan open untuk siapapun yang ingin datang belajar.
Dalam pelaksanaan operasionalnya, konsep "Open Library" didukung oleh pengembangan teknologi informasi sistem perpustakaan, untuk senantiasa meningkatkan layanan, database, dan koleksi perpustakaan. Telkom University juga ingin perpustakaannya dapat bermanfaat sebesar mungkin dan sebanyak mungkin bagi sivitas dan warga Telkom University serta masyarakat luas. Oleh karena itu, Telkom University Open Library menggagas juga kegiatan-kegiatan untuk menggerakkan literasi seperti "Telkom University Literacy Event", "Library Open Discussion", penggalangan donasi buku, program perpustakaan binaan di beberapa daerah terpencil, serta mengedukasi anti-plagiarisme.
Sewaktu pertama kali kita masuk kedalam Perpustkaannya kita bakal disuguhkan dengan interior yang keren dan kekinian. Design yang apik, pemilihan warna yang bagus dan tata ruang yang pas sudah cukup untuk menjadi alasan kita betah berada di Perpustakaan Universitas Telkom. Secara konsep, Perpustakaan Telkom University ini mengusung konsep Green Futuristic.
Di perpustakaan ini juga terdapat banyak sekali ruangan. Mulai dari ruang baca, ruang multimedia, dan sebagainya. Tapi, yang lebih menyenangkan adalah disini terdapat banyak sekali ruang diskusi. Jadi, pemustaka gak perlu khawatir gak kebagian meja untuk diskusi. Nah, untuk ruang diskusi ini kita bisa reservasi secara online melalui website Perpustakaan Universitas Telkom di https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/
Selain itu juga terdapat ruang staff, BI Corner, International Corner, dan sebagainya yang juga gak kalah menarik untuk dikunjungi. Oh iya, perpustakaan ini memiliki jam operasional pada pukul 08:00 – 20:00 di hari Senin sampai Jum’at, dan di hari sabtu pukul 08:00 – 13:00.
Nah yang lebih menyenangkan lagi, yaitu Pustakawan-Pustakawan yang ada di Perpustakaan Telkom ini ramah banget!
Selain bagus secara fisik, Open Library Telkom University juga memiliki website yang baik dan dapat diakses dengan mudah oleh setiap orang. Di websitenya pun sudah sangat cukup menampilkan informasi-informasi terkini dan tentunya masih relevan dengan dunia perpustakaan.
Share
Tweet
Pin
Share
4 komentar
Newer Posts
Older Posts

About me




Part time student, full time traveller.

Follow Me

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2019 (8)
    • ►  Desember (4)
    • ▼  November (3)
      • Komunikasi Interpersonal? Penting Gak Sih?
      • Ruang Internal Staff Perpustakaan KCC? Apasih Itu?
      • Lihat Kerennya Konsep Perpustakaan Telkom Yuk!
    • ►  Oktober (1)

Stat Counter

View My Stats
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by BeautyTemplates